Menjemput Nastar

21.59

♪♪ ♪♪ Fuyu no hayaoki wa doushita tte nigate na no
Samugari na jikan kurumatte itai kara
♪♪
Mou sukoshi kono mama de…
Music te wo nobashite music makura no mukou
Music rimokon totte
Music sutereo neratte
Suicchi ireta gozen shichiji  ♪♪ 
Winter Hot Music - Yui


Pagi itu gue masih terbaring dengan nyaman di atas kasur yang agak posesif, keadaannya sama seperti lirik di atas sampai akhirnya emak gue datang membangunkan, "Ayo bangun, masak nasi goreng sana."  huh?? Lalu gue teringat akan janji di hari Sabtu itu ...


Sehari sebelumnya gue minta tolong emak gue buat bikinin kue bolu, buat dibawa hari Sabtu untuk berjaga-jaga jika suatu hal terjadi di hari Sabtu nanti, dan emak gue menyanggupinya. Gue pikir gue tinggal santai-santai aja, ternyata ada harga yang harus dibayar untuk itu. Ya, gue dibangunin pagi-pagi dan disuruh masak nasi goreng .. key, fine. Gue langsung bangkit dan ke dapur buat masak, dengan nyawa yang rasanya belom utuh gue iris-iris bawang, dan seterusnya hingga jadilah nasi goreng, tanpa gue cicipi rasanya, pokoknya semua gue lakukan dengan cepat, karena gue yakin udah kesiangan. Tapi katanya sih enak, syukurlah, apesnya sih, pas telor ceplok bagian gue rasanya asin banget.

Jam sembilan lewat sepuluh gue udah duduk manis di stasiun nunggu kereta. Tujuan gue adalah ke Bekasi, mau ketemu sama mbak Ika (sebenarnya tujuan utamanya mau ambil setoples nastar yang sudah dijanjikan dari bulan puasa :p ). Sebelumnya pas gue bilang mau ke Bekasi ortu gue heboh banget "Jauh banget, sama siapa ke sananya?" Padahal cuma ke Bekasi, kenapa pas gue minta ijin mau ke gunung yang perjalanannya mengancam nyawa itu respon ortu gue malah santai "oh, yaudah hati-hati."  well ... (-_-)

Sampai di stasiun Bekasi jam sebelas, padahal janjiannya jam sepuluh, hehehe... ternyata Depok - Bekasi itu jauh yah :'). Walau nunggu gue lama sampai sejam (sampai jadi ager katanya) mbak Ika masih menyambut gue dengan senyuman manisnya, syukurlah... untungnya gue udah berjaga-jaga bawa kue sebagai ganti lama nungguin gue, hehe. Gue menerapkan prinsip sedia payung sebelum hujan.

Ini kali ketiga gue menginjakan kaki di bumi Bekasi, enaknya kali ini dijemput di stasiun jadi tinggal duduk manis aja deh di jok belakang motor, walaupun ada insiden salah pintu keluar dan memaksa gue buat jalan memutar *oke skip*. Terus gue dibawa ke Sumarecon Mall Bekasi, gak lupa mampir ke converse store cuma liat-liat aja kok, untung aja gak ada keds store bisa-bisa nanti gue fangirling sendirian lagi *oke abaikan*. Kita ke tempat food courtnya gitu, makan dan ngobrol macem-macem sampe laper lagi. Mau pamer foto berdua, tapi kita gak sempet foto-foto, maklumlah kalo lagi menikmati moment jadi gak butuh foto-foto, kecuali kalau bosen. Temen kamu suka foto-foto kalau lagi sama kamu? Pasti dia bosen tuh ketemu sama kamu *ehh //Gak Woy!

Seharian bersama mbak Ika seru juga, penuh dengan bullyan, canda dan tawa, yang dibully itu gue, kan gue mana berani bully mbak Ika, :p  ngobrol sama mbak Ika itu lebih seperti mendapat kuliah, kuliah rohani tepatnya. Sedikit demi sedikit hati dan pikiran gue mulai terbuka, perbedaan antara benar dan salah kini mulai jelas, dan mungkin gue harus menata ulang prinsip gue dalam menyikapi kehidupan ini. Merasa beruntung sekali mbak ika mau sharing ilmu, dan cerita pengalamannya ke gue. Mungkin bersosialisasi gak semelelahkan itu, ternyata bertemu dengan orang baru dan mengenal lebih dekat itu menyenangkan.

Dan yang terpenting adalah gue mendapatkan setoples nastar yang enak ini, ahahaha :D




Makasih ya mbak Ika atas waktu dan nastarnya yang enak ini  (^.^)b

7 komentar:

  1. Balasan
    1. sini .. sini .. nanti aku kasih, satu aja, (≧∇≦)ノ/

      Hapus
  2. paketin dong nastarnya,siapa tahu perlu untuk dihabisin xD

    BalasHapus
    Balasan
    1. Perlu sih .. tapi rela bagi-bagi? hahaha...

      Hapus
  3. mantap nih kue nastarnya, bagi dong

    BalasHapus

Terima kasih sudah menyempatkan untuk membaca, besok baca-baca di sini lagi, yaa..
Semoga harimu menyenangkan. (^.^)/

Diberdayakan oleh Blogger.